Ratu999 adalah Situs Judi Online yang berafiliasi dengan Ratusbo dan TSTMM.com terpercaya di Indonesia
Home > Berita Bola > Tahun 1995: Patrick Kluivert Persembahkan Trofi Liga Champions untuk Ajax Amsterdam

Tahun 1995: Patrick Kluivert Persembahkan Trofi Liga Champions untuk Ajax Amsterdam

Champions: Patrick Kluivert punya kisah menarik sebelum menjadi salah satu legenda sepak bola. Tepat pada hari ini, 24 Mei 1995 silam, ia berhasil menjadi penentu kemenangan Ajax Amsterdam di Liga Champions.

Bukan tugas mudah bagi Ajax untuk melakoni final Liga Champions 1994–1995. Pasalnya, saat itu mereka ditantang oleh AC Milan yang mayoritas diisi para pemain senior. Bahkan laporan pertandingan mencatat, Milan hanya membawa satu pemain saja yang usianya masih berada di bawah 26 tahun. Louis van Gaal yang saat itu melatih Ajax, tidak gentar dengan peta kekuatan Milan. Ia tetap konsisten menukangi klubnya sambil memberikan kesempatan besar bagi pemain muda. Terhitung, Ajax hanya membawa dua pemain saja yang usianya di atas 25 tahun. Meski beramunisikan pemain muda, Ajax punya modal kepercayaan diri yang sangat besar sebelum bertanding. Mereka baru saja memenangkan Eredivisie dan sempat menaklukkan Milan dalam dua pertemuan sebelumnya.

digi4d_160x600

Menariknya, perjalanan ke final Liga Champions maupun kesuksesan di Eredivisie itu diraih dengan status belum pernah terkalahkan.

Laga final Liga Champions 1994–1995 bertempat di Stadion Ernst Happel dan disaksikan langsung oleh 49.730 pasang mata. Jalannya pertandingan sempat berlangsung alot karena kedudukan berakhir tanpa gol hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Ajax memainkan Patrick Kluivert yang saat itu baru berusia 18 pada menit ke-69. Sosok yang bakal menjadi penentu kemenangan itu masuk untuk menggantikan gelandang Finlandia, Jari Litmanen.

Setelah sukses meningkat intensitas serangan akibat pergantian pemain itu, gol yang ditunggu-tunggu Ajax akhirnya datang juga. Gol tersebut diciptakan Kluivert setelah memanfaatkan assist Frank Rijkaard pada menit ke-85.   Sekilas, proses gol yang diciptakan Kluivert cukup sederhana. Pasalnya, kiper Milan Sebastian Rossi hanya takluk oleh sebuah sontekan datar yang mengarah ke sudut gawang. Namun, kemampuan Kluivert ketika melewati dua bek tengah Milan tetap patut diacungi jempol.

Tidak banyak yang bisa dilakukan Milan ketika tertinggal di pengujung laga. Terlebih lagi, Ajax juga masih mendominasi penguasaan bola pada menit-menit terakhir. I Rossoneri–julukan Milan akhirnya menyerah dengan skor tipis, 1-0.

Selain mengantarkan kemenangan untuk Ajax, Kluivert juga memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang pernah mencetak gol di ajang Liga Champions. Rekor tersebut bahkan belum tertandingi hingga kini.

Patrick Kluivert mengangkat trofi Liga Champions 1994–1995. (VREEKER / KLUITERS / ANP / AFP)

Era Kluivert bisa dibilang merupakan generasi emas Ajax pada 1990-an. Pasalnya, hampir semua pemain muda yang bertanding menjelma menjadi pemain top dunia.

Berikut susunan pemain Ajax vs Milan pada final Liga Champions 1994–1995:

Ajax: Edwin van der Sar, Michael Reiziger, Danny Blind, Frank Rijkaard, Frank de Boer, Clarence Seedorf, Finidi George, Edgar Davids, Ronald de Boer, Jari Litmanen, Marc Overmars.
Cadangan: Fred Grim, Winston Bogarde, Nwankwo Kanu, Patrick Kluivert, Peter van Vossen.

AC Milan: Sebastiano Rossi, Christian Panucci, Paolo Maldini, Demetrio Albertini, Alessandro Costacurta, Franco Baresi, Roberto Donadoni, Marcel Desailly, Daniele Masara, Zvonimir Boban, Marco Simone.
Cadangan: Mario Lelpo, Filippo Galli, Stefano Eranio, Gianluigi Lentini, Giovanni Stroppa.

You may also like
Ketika Neymar Da Silva Menyanjung Kylian Mbappe
Presiden Real Madrid, Florentino Perez Tegaskan Tak akan Jual Gareth Bale
Peter Pelatih Ajax Bosz Tak Menyangka Ajax Amsterdam Menang Telak Atas Olympique Lyonnais
Improvisasi Pelatih Atletico, Diego Simeone di Tengah Badai Krisis yang Menimpa Atletico

Leave a Reply